
Minahasa, PALAKAT.id – Bagi Anggota DPRD Minahasa Liony Leontin Mongi, angka 598 bukan sekadar hitungan usia, melainkan penanda ketahanan kultural sebuah peradaban. Di hari jadi kali ini, ia menitipkan pesan yang merangkum identitas sekaligus arah pembangunan.
“Selamat Hari Jadi Ke-598 Kabupaten Minahasa Tercinta,” ujar Liony di sela-sela rapat paripurna Hari Jadi Minahasa, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, usia yang hampir mencapai enam abad ini memiliki bobot sejarah yang tidak ringan. Ia menggambarkan perjalanan Minahasa sebagai lintasan panjang yang membentuk karakter masyarakatnya.
“Usia 598 tahun adalah perjalanan panjang sarat sejarah, nilai luhur, dan keteguhan masyarakat tanah Toar Lumimuut,” kata Liony.
Ia kemudian mengaitkan warisan masa lalu dengan visi masa kini. Tema peringatan tahun ini, “Pariwisata Maju, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera”, dinilai bukan sekadar slogan seremonial, melainkan sebuah rangkaian logika pembangunan.
Pariwisata menjadi pintu masuk, pertumbuhan ekonomi sebagai dampaknya, dan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan akhir.
Dalam konteks itu, Liony menegaskan posisi DPRD sebagai mitra kritis pemerintah daerah.
“Momentum ini menjadi pengingat sekaligus pemacu komitmen kami di lembaga legislatif untuk terus mengawal aspirasi rakyat, mendorong pembangunan yang inklusif, dan memajukan potensi daerah Minahasa,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan inklusif berarti memastikan masyarakat di desa-desa ikut menikmati dampak pariwisata, UMKM lokal naik kelas, dan generasi muda Toar Lumimuut mendapat ruang untuk berkarya di tanah sendiri.(pid)






