Beranda Berita Terkini Peldas XXII Teater Ungu Proyeksikan Kemajuan Industri Budaya Sulut 2024

Peldas XXII Teater Ungu Proyeksikan Kemajuan Industri Budaya Sulut 2024

465
0

Minahasa, PALAKAT.id – Teater Ungu (TU) adalah teater tertua berbasis kampus di Sulawesi Utara (Sulut). Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado (FBS Unima) itu baru melaksanakan Pelatihan Dasar (Peldas) Ke-22 dari tanggal 9 sampai 10 Desember 2023 di sebuah villa yang terletak di Kelurahan Tonsaru.

Delapan orang peserta kegiatan ini sangat antusias mengikuti rangkaian acara dan materi dasar. Ada pun materi yang menjadi bekal bagi para peserta, mulai dari manajemen organisasi dan pertunjukkan, seni peran, tata rias, tata panggung, dan berbagai materi penting lainnya.

Presiden TU Kevin Pandensolang menyatakan bahwa kegiatan ini adalah rekrutmen anggota baru untuk mempersiapkan pentas produksi tahun 2024.

“Teater adalah seni pertunjukkan kolektif yang membutuhkan banyak orang terlibat di dalamnya dengan tugasnya masing-masing. Suksesnya sebuah pementasan tidak hanya karena aktornya tetapi keterampilan dari orang-orang di belakang panggung yang menyediakan, membantu, dan menunjang pementasan”, ujar mahasiswa seni musik itu ketika diwawancarai usai kegiatan, Senin (11/12/2023) dini hari.

Di tempat yang sama, Aryo Manoy selaku Ketua Panitia juga menambahkan bahwa peserta Peldas ini diarahkan untuk menunjang kemajuan industri budaya di Sulawesi Utara.

“Kami memberikan berbagai bekal wawasan dan keterampilan untuk peserta kegiatan ini agar bisa menunjang kreativitas di berbagai macam bidang kesenian. Sesuai dengan motto organisasi yaitu dulce et utile, kami harapkan para peserta bisa memiliki produk seni yang berkualitas estetika tinggi dan berguna bagi masyarakat luas,” jelas pria asal Siau itu dengan wajah optimis.

Direktur Production House (PH) Kamisama Jenry Koraag sangat mengharapkan organisasi yang dibentuk sejak tahun 1995 ini dapat menciptakan kader-kader pelaku seni yang unggul di kawasan utara Pulau Sulawesi.

“TU adalah salah satu organisasi seni berbasis kampus yang punya sejarah panjang soal seni pertunjukan di Sulut. Harapan ke depan organisasi ini dapat menjadi lokomotif pertunjukkan dan terutama dapat menjadi pabrik SDM yg unggul dan siap untuk kader-kader kreator,” ungkap mantan ketua Teater Kronis Fakultas Sastra Unsrat itu lewat pesan Whatsapp.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu ditutup dengan kegiatan post to post untuk menguji dan mengevaluasi daya ingat para peserta tentang semua pokok bahasan yang diberikan.
“Selain menguji daya ingat mereka kegiatan akhir ini juga dilakukan untuk menguji mental dan loyalitas mereka”, tegas Sifra Aring yang mengemban tugas sebagai Sekretaris Panitia.(swd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini