Beranda Berita Terkini BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Resmikan Taman Budaya Inisiatif Pertama di Sulawesi...

BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Resmikan Taman Budaya Inisiatif Pertama di Sulawesi Utara

19
0

Minahasa , PALAKAT.id — BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Minahasa berkolaborasi dalam peresmian Taman Budaya Inisiatif, yang berlokasi tepat di depan Kantor Bupati Minahasa, Kamis (18/6/2026). Taman Budaya Inisiatif ini merupakan taman pertama yang dibangun di Sulawesi Utara.

Dr. Vetty Yulianty Permanasari, Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program nasional ini sangat bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena strategisnya program ini, seluruh pemangku kepentingan perlu terus berkolaborasi dan bersinergi dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Bupati Minahasa Bapak Robby Dondokambey serta seluruh jajaran atas komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan program JKN. Per 1 Juni 2026, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Minahasa telah mencapai 98,77% dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 75,5%,” ujar Vetty.

Ia berharap capaian tersebut terus meningkat melalui dukungan serta sinergi yang kuat, tidak hanya dari pemerintah daerah tetapi juga seluruh ekosistem JKN, termasuk badan usaha dan masyarakat sebagai peserta mandiri. Dengan kolaborasi tersebut, seluruh masyarakat Minahasa diharapkan terjamin kesehatannya serta memperoleh akses pelayanan kesehatan kapan pun dibutuhkan.

Vetty menegaskan BPJS Kesehatan senantiasa berupaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN. Sejak 2023, BPJS Kesehatan telah menjalankan strategi transformasi mutu layanan sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas pelayanan program JKN.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus mendukung Universal Health Coverage (UHC). Dengan tercapainya UHC, Indeks Pembangunan Manusia atau IPM juga ikut meningkat karena kinerja pemerintah daerah sangat berkaitan,” jelasnya.

Hasil kajian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia tahun 2025 terkait UHC JKN menyatakan bahwa terjadi akselerasi sistem kesehatan dalam hal cakupan, akses, dan utilisasi pada daerah UHC. Selain itu, terjadi juga transformasi sosial ekonomi secara mikro, makro, dan sosial.

Indeks kepuasan peserta saat ini mencapai 92,7. Hal ini berarti ekspektasi peserta terus meningkat dan menuntut BPJS Kesehatan bersama mitra untuk memenuhi harapan terhadap layanan.

“Dengan adanya taman ini kami berharap dapat menjadi media edukasi serta penguatan nilai-nilai positif bagi masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pelayanan, pendidikan, pembinaan umat, serta peningkatan literasi dan pengetahuan masyarakat,” kata Vetty.

BPJS Kesehatan meyakini bahwa dengan semangat kolaborasi, penerapan tata nilai, inisiatif, serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, program JKN akan semakin berkualitas, mudah, cepat, dan setara untuk sebesar-besarnya dimanfaatkan seluruh masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BPJS Kesehatan yang telah menggagas dan mewujudkan pembangunan taman edukatif ini sebagai salah satu bentuk komitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Taman Inisiatif merupakan akronim dari integritas, pelayanan prima, kolaborasi, dan inovatif. Nilai-nilai tersebut bukan hanya menjadi landasan dalam penyelenggaraan pelayanan publik tetapi juga menjadi semangat dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya,” ujar Robby.

Ia menjelaskan, Taman Inisiatif BPJS Kesehatan dibangun sebagai ruang publik untuk edukasi kesehatan, olahraga fisik masyarakat, serta media penguatan budaya kerja dan semangat gotong royong. Melalui penyediaan fasilitas olahraga dan media promosi kesehatan, kehadiran taman ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek kuratif atau pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif.

“Saya berharap taman ini dapat terjaga, dirawat, bahkan dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat. Jangan biarkan fasilitas yang telah dibangun dengan baik menjadi rusak atau tidak terpelihara. Mari kita jadikan taman ini sebagai ruang yang hidup, produktif, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas kredibilitas dan kontribusi BPJS Kesehatan dalam mendukung pelayanan bagi masyarakat. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya masyarakat Minahasa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Semoga keberadaan taman ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi simbol semangat integritas, pelayanan prima, kolaborasi, serta inovasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas,” tutup Robby.

Sementara itu, menurut Melisa Pratiwi, salah satu peserta JKN menyampaikan bahwa manfaat dari JKN sangat terasa apalagi BPJS Kesehatan menyediakan layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN.

“Karena dengan adanya aplikasi JKN Mobile mempermudah peserta mengecek status kepesertaan, melihat riwayat pelayanan, antrean online di fasilitas kesehatan, hingga mengubah data faskes tanpa harus datang ke kantor cabang,” tuturnya.

Selain itu, menurut Melisa dengan adanya Taman Inisiatif ini masyarakat sekitar dapat memanfaatkan taman ini untuk menikmati udara segar.

“Apalagi di taman ini ada sejumlah peralatan kebugaran kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” tandasnya.

Turut hadir dalam peresmian ini Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Kepala BPJS Kesehatan Tondano, Kapolres Minahasa, Kasdim 1302 Minahasa, Kasi Datun Kejari Minahasa, dan jajaran pejabat Kabupaten Minahasa.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini