
Minahasa, PALAKAT.id – Lapas Tondano menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut serta Kementerian Agama (Kemwnag) Kabupaten Minahasa, Kamis (27/11/2025) bertempat di Aula Dr. Sahardjo Lapas Tondano Lapas Tondano.
Dalam sambutannya, Kalapas Tondano Akhmad Sobirin mengucapkan terima kasih atas kehadirannya, mudah-mudahan dengan kehadiran bapak ibu menjadi motivasi bagi kami dalam meningkatkan pelayanan kinerja serta pembinaan kepada warga binaan.
“terima kasih atas kehadirannya, juga kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan bantuan kepada kami sehingga pembinaan di lapas dapat berjalan dengan optimal, mudah-mudahan kedepan lapas bisa lebih baik serta lebih berupaya meningkatkan pelayanan kepada pengunjung, warga binaan walaupun mungkin masih ada kekurangan,” ucap Kalapas
Kepala BNN Sulut, Brigjen Pol. Jemmy Suatan, mengapresiasi kerja sama ini. Menurutnya, langkah ini berdampak besar pada upaya penyelamatan masa depan generasi muda dan warga binaan.
“Dengan PKS ini, banyak anak dan warga binaan yang bisa terselamatkan. Mari kita jaga generasi muda bersama,” ujar Jemmy.
Pdt. Dolie Tangian, Kepala Kemenag Minahasa, yang diundang khusus dalam kerja sama ini, menyoroti peran sentral pembinaan spiritual. Ia menegaskan, kehadiran penyuluh agama adalah kunci.
“Penyuluh agama adalah ujung tombak yang memastikan peningkatan iman dan kerukunan warga binaan terarah. Tujuan akhirnya, mereka kembali ke masyarakat dengan identitas keagamaan yang kuat dan moral yang matang,” kata Dolie.
Hadir dalam kegiatan Inspektur Wilayah I Kementerian Imigrasi dan Kemasyarakatan, Dr Iwan Santoso SH, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulut (Kakanwil Ditjen Pas Sulut), Tonny Nainggolan, Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Akhmad Sobirin Soleh, Kadis Pendidikan Minahasa Tommy Wuwungan, Camat Tondano Timur Vinlyvia Wulus.(pid)






