
Minahasa, PALAKAT.id – Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang melaksanakan audiensi bersama Kawanua Sedunia Pulang Kampung di RM Astomi, Peleloan, Senin (10/8/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Vanda menyampaikan salam hangat dari Pemerintah Kabupaten Minahasa. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Robby Dondokambey dan Ketua TP-PKK Ny. Martina Dondokambey-Lengkong yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti kegiatan audiensi bersama Inspektorat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa kami menyambut kehadiran bapak ibu saudara sekalian, tamu-tamu agung kita di tempat ini. Kami sampaikan banyak terima kasih dan berharap kehadiran bapak ibu juga dapat membantu mempromosikan destinasi-destinasi unggulan pariwisata khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa,” ujar Wabup Vanda.
Turut hadir mendampingi dalam audiensi tersebut para Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bagian Umum, serta jajaran Bagian Umum Pemkab Minahasa.
Wabup Vanda menjelaskan, visi Pemkab Minahasa saat ini yang baru berjalan 1,5 tahun sejak dilantik 20 Februari 2025 adalah menjadikan *Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera.
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Minahasa merupakan kabupaten tertua di Provinsi Sulawesi Utara dengan jumlah penduduk kurang lebih 340 ribu jiwa.
“Kalau orang keluar ditanya dari mana asalnya, dari Manado, di mana? Di Minahasa. Di tape kampung. Minahasa adalah kabupaten sejarah,” katanya.
Wabup Vanda menambahkan, Pemkab Minahasa saat ini terus menata destinasi-destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah. Luas wilayah Minahasa yang besar membuat destinasi tidak hanya terpusat di satu titik seperti Tondano.
Ia mencontohkan beberapa destinasi seperti Bukit Kasih di Kecamatan Kawangkoan Barat dan kawasan wisata lainnya yang jaraknya kurang lebih 45 km dari pusat kota.
Pada kesempatan itu, Wabup Vanda juga menyampaikan kondisi terkini terkait dampak El Nino. Berdasarkan laporan, permukaan Danau Tondano saat ini menyusut sekitar 2 cm per hari.
“Kami sedang dalam masa kemarau yang cukup panjang. Menurut laporan ini akan berlangsung sampai bulan-bulan mendatang. Di berbagai tempat sumur mulai kering, rawan terjadi kebakaran lahan, perkebunan, kolam ikan, hingga rumah penduduk,” jelasnya.
Untuk itu, Pemkab Minahasa mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan.
Wabup Vanda berharap melalui kegiatan Kawanua Sedunia Pulang Kampung yang berlangsung hingga tanggal 10-11 Agustus 2026, para peserta dapat melihat langsung potensi daerah dan turut mendukung pembangunan di Minahasa.
“Mari kita bahu-membahu memajukan Minahasa. Kehadiran bapak ibu di kampung halaman ini sangat berarti untuk memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah,” pungkasnya.(pid)






