Beranda Berita Terkini Peringati Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Maha Esa, MLKI Gelar Perayaan Lintas Budaya...

Peringati Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Maha Esa, MLKI Gelar Perayaan Lintas Budaya di Waruga Lotta Pineleng

83
0

Minahasa, PALAKAT.id – Dalam rangka memperingati Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Indonesia* menggelar perayaan dan diskusi lintas budaya dan keyakinan secara sederhana namun meriah.

Kegiatan berlangsung di Kompleks Waruga Lotta, Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, Senin (13/7/2026).

Rangkaian acara dibuka dengan upacara kepercayaan tradisi Malesung Minahasa* yang dipimpin Walian Rinto Taroreh, diiringi Pinaesaan Ne Kawasaran. Taroreh juga dikenal sebagai penggerak komunitas penghayat Kanaramen.

Selanjutnya ditampilkan tembang Mocopat oleh komunitas penghayat kepercayaan Kejawen. Acara kemudian dilanjutkan dengan Dialog Lintas Budaya dan Keyakinan.

Kegiatan ini mengangkat tema ‘Se Matua Se Makukung, Se Puyun Se Makihit’ yang berarti leluhur sebagai pelindung, keturunannya mencontoh.

Perayaan dimeriahkan oleh sejumlah penganut agama asli Indonesia atau penghayat kepercayaan, di antaranya: Adat Musi dari Kabupaten Talaud, Kejawen dari Jawa Malesung Minahasa: Komunitas Kanaramen dan Lalang Rondor Malesung (LAROMA).

Selain itu hadir pula perwakilan dari Perhimpunan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII) Manado, komunitas penganut agama Baha’i, Ketua BEM Unima, Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) Tomohon, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Utara, Koalisi Advokasi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) Sulut, LBH Manado, Mawale Movement, pemuda Kristen, dan lainnya.

Turut hadir memberikan sambutan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Ivan Besou selaku Kepala Bidang Cagar Budaya, Sejarah, Tradisi dan Permuseuman.

Juga hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Wenny Wuysan* selaku Kasubag Umum.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat toleransi, saling menghormati, dan pelestarian nilai-nilai luhur warisan leluhur terus terjaga di tengah keberagaman bangsa.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini