Beranda Berita Terkini Makna Filosofis di Balik Batik Bitung Yang Baru Diluncurkan

Makna Filosofis di Balik Batik Bitung Yang Baru Diluncurkan

519
0

Bitung, PALAKAT.id – Tajuk Harmony in Diversity terealisasikan dalam Launching Batik Bitung pada Senin, 1 Desember 2025 di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung seusai Upacara peringatan KORPRI tahun 2025.

Dengan penuh kebanggaan Pemimpin teringgi Kota Bitung Wali Kota Hengky Honandar, meresmikan nama “Harmoni Bitung” sebagai identitas Motif Batik Kota Bitung yang digagas langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Bitung Ny. Ellen Honandar-Sondakh tersebut.

Sebagai penggagas Batik Harmoni Bitung Ny. Ellen Sondakh, SE terinspirasi dari keindahan dan kekayaan alam yang telah menjadi ikon dan identitas Kota Bitung.

Inspirasi tersebut kemudian didiskusikan dan direalisasikan menjadi motif batik yang diciptakan oleh ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara Ny. Anik Yulius Selvanus.

Dalam setiap representasi visual yang ada dalam batik “Harmoni Bitung”, kekayaan alam dan budaya khas Kota Bitung sangat ditonjolkan.

Hal tersebut muncul karena Kota Bitung dikenal sebagai Kota Pelabuhan dengan pesona alam Bahari yang luar biasa.

Nama Harmoni Bitung sendiri menyiratkan sebuah keteraturan dan keindahan kolektif dari berbagai unsur alam yang ada di Bitung.

Kenakeragaman hayati Bitung menciptakan sebuah orkestra visual yang seimbang dan menawan.
Setiap Motif yang ada memiliki artinya yang khusus.

Bentuk pohon kelapa, melambangkan kesuburan tanah dan potensi pertanian serta industri yang bermanfaat bagi kehidupan.

Tarsius spectrum, hewan primata terkecil di dunia yang banyak ditemukan di cagar alam tangkoko adalah hewan endemik sulawesi utara yang merupakan ikon kota bitung.

Maknanya melambangkan keunikan, kelincahan, dan pentingnya konservasi alam. Selain itu, dengan mayoritas spesies tarsius yang berperilaku monogami, hewan ini juga dapat melambangkan cinta dan kesetiaan.

Ikan tuna dan cakalang, menggambarkan bitung sebagai sentra industri perikanan, serta melambangkan kemakmuran dan sumber penghidupan masyarakat kota bitung.

Latar laut dan penggunaan pola garis-garis bergelombang atau motif ombak melambangkan selat lembeh yang kaya dan indah dan pesisir pantai yang permai, sekaligus mempertegas status bitung sebagai kota bahari dan kota pelabuhan yang penuh keterbukaan, dinamis, dan memiliki konektivitas tinggi.

Secara keseluruhan, filosofi motif batik Harmoni Bitung adalah keseimbangan hidup antara manusia dengan kekayaan alam kota bitung yang melimpah, baik yang ada di darat dan laut, serta menjadi simbol kebanggaan akan identitas lokal kota Bitung yang harmonis dalam keberagaman.

Akhrinya Launching Batik “Harmoni Bitung” menyiratkan pesan yang dalam mengenai potensi yang dimiliki Kota Bitung baik alamnya maupun orangnya.

Kreatifitas dan komunikasi Ketua Dekranasda Kota Bitung Ny. Ellen Honandar – Sondakh, SE ini memberikan persembahan yang begitu berarti bagi Kota Bitung. “Harmoni Bitung” menuju Kota Bitung yang Maju.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini