
Tomohon, PALAKAT.id – Inovasi pembelajaran Matematika semakin didorong ke arah digital. Hal ini tampak dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi SmartApps Creator (SAC) bagi Kelompok Guru Matematika SMP”, yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tomohon, Jumat (19/9/2025).
Kegiatan ini dipimpin oleh Derel F. Kaunang, S.Pd., M.Pd., bersama tim dari Jurusan Matematika Universitas Negeri Manado (UNIMA). Pelatihan ini diikuti oleh kelompok guru Matematika SMP yang antusias mengikuti setiap sesi, dengan harapan mampu mengembangkan media pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakter generasi digital saat ini.
Dalam pembukaan kegiatan, Derel Kaunang menegaskan bahwa Matematika kerap dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak. Oleh sebab itu, guru dituntut untuk menghadirkan media yang kreatif dan kontekstual agar siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep penting.
“SmartApps Creator adalah aplikasi sederhana namun sangat kuat. Tanpa harus menguasai bahasa pemrograman, guru bisa menciptakan aplikasi pembelajaran interaktif berupa kuis, simulasi, maupun modul digital yang langsung bisa dijalankan di smartphone siswa,” jelasnya.
Sepanjang pelatihan, peserta diperkenalkan dengan antarmuka SAC yang berbasis drag-and-drop. Mereka belajar membuat halaman interaktif, menambahkan tombol navigasi, menyisipkan audio-visual, serta merancang soal latihan. Setelah itu, para guru langsung mempraktikkan pembuatan aplikasi sederhana untuk pembelajaran Matematika.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh semangat. Guru-guru terlihat bangga ketika berhasil menjalankan aplikasi buatan mereka sendiri.
Ada yang membuat kuis Matematika dengan sistem poin, ada pula yang merancang simulasi operasi bilangan, bahkan ada yang mencoba membuat animasi sederhana untuk menjelaskan bangun ruang.
“Kami baru tahu kalau ternyata membuat aplikasi semudah ini. Sangat bermanfaat untuk menarik perhatian siswa,” ujar salah seorang peserta.
Kepala SMP Negeri 3 Tomohon menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah di era digital.
“Kami berterima kasih kepada UNIMA, khususnya tim dari Jurusan Matematika, yang telah membekali guru dengan keterampilan baru. Dengan aplikasi ini, pembelajaran Matematika di kelas akan lebih interaktif dan menyenangkan,” katanya.
Pelatihan ditutup dengan sesi presentasi hasil karya masing-masing guru. Setiap aplikasi yang ditampilkan menunjukkan kreativitas dan kesungguhan guru untuk beradaptasi dengan teknologi.
Tim PkM berharap keterampilan ini dapat terus dikembangkan, sehingga media interaktif berbasis SAC bisa menjadi bagian dari pembelajaran Matematika di sekolah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Negeri Manado dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui pemanfaatan SmartApps Creator, guru Matematika tidak hanya lebih melek teknologi, tetapi juga lebih siap menghadirkan pembelajaran abad ke-21 yang kreatif, adaptif, dan berdampak nyata bagi siswa.(pid)






