
Manado, PALAKAT.id — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menghadirkan pengalaman Indosat 5G di Manado, Sulawesi Utara. Kehadiran jaringan 5G ini memungkinkan pelanggan di area yang telah terjangkau untuk menikmati konektivitas yang lebih lancar dan responsif untuk berbagai aktivitas digital.
Manado sebagai pusat perdagangan, jasa, dan pariwisata di Sulawesi Utara dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Konektivitas digital diharapkan membantu pelaku usaha menjangkau pelanggan lebih luas, mendukung promosi destinasi wisata, hingga membuka peluang bagi generasi muda mengembangkan keterampilan digital.
Potensi tersebut tercermin dari Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Digital, di mana Kota Manado mencatat skor 48,75. Skor ini menggambarkan perkembangan kapasitas digital masyarakat sekaligus peluang penguatan pemanfaatan teknologi secara produktif.
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, mengatakan Manado memiliki kekuatan pada kreativitas masyarakat, usaha lokal, dan potensi pariwisatanya.
“Manado memiliki kekuatan pada kreativitas masyarakat, usaha lokal, dan potensi pariwisatanya. Kami ingin mendukung masyarakat memanfaatkan peluang tersebut melalui konektivitas yang semakin lancar dan responsif. Dengan Indosat 5G, kami berharap pelaku usaha, kreator, dan generasi muda dapat semakin mudah mengembangkan ide, berbagi karya, dan terhubung dengan lebih banyak peluang. Inilah bagian dari semangat Lebih Baik Indosat,” ujar Eric.
Dalam rangka merayakan hari jadi Indosat, perusahaan juga menghadirkan Indosat Pop-Up Van Experience di Manado sebagai ruang interaksi yang dekat dan interaktif dengan masyarakat.
Melalui aktivasi ini, warga dapat menikmati beragam pengalaman mulai dari 5G Gaming, permainan digital nostalgia, photo corner dan photobooth, hingga DJ dan karaoke. Tersedia juga Indosat Corner untuk mengenal lebih dekat produk dan layanan Indosat.
Mengusung pesan “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G”, jaringan 5G diharapkan mendukung berbagai aktivitas digital, mulai dari bermain game online, streaming, mengunggah konten, hingga mengakses aplikasi berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Bagi pelaku UMKM dan usaha kuliner, konektivitas ini membantu pemasaran digital, pembuatan konten produk, live streaming, dan komunikasi dengan pelanggan.
Di sektor pariwisata, sebagai pintu gerbang menuju destinasi unggulan seperti Taman Nasional Bunaken, pelaku wisata dan kreator lokal memiliki kesempatan lebih luas mempromosikan keindahan alam Manado lewat konten video dan media sosial.
Sementara mahasiswa dan komunitas kreatif dapat memanfaatkan konektivitas untuk mengakses materi pembelajaran, berkolaborasi daring, serta mengeksplorasi aplikasi AI dalam mengembangkan ide dan karya digital.(pid)




