Beranda Berita Pilihan Kualitas Udara Memburuk Akibat Karhutla, Wali Kota Bitung Imbau Warga Wajib Bermasker

Kualitas Udara Memburuk Akibat Karhutla, Wali Kota Bitung Imbau Warga Wajib Bermasker

65
0

Bitung, PALAKAT.id — Kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lokal serta kiriman dari Kalimantan dan Papua seperti yang dirilis BMKG membuat Pemerintah Kota Bitung merespons cepat penurunan kualitas udara.

Respons tersebut disampaikan langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar. Ia menyebut paparan asap dan partikel debu halus (Particulate Matter) akibat musim panas berkepanjangan dapat memicu gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, serta gangguan pernapasan lainnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bitung mengimbau seluruh warga untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan dengan menerapkan langkah pencegahan saat beraktivitas di luar rumah.

“Warga Kota Bitung dianjurkan untuk selalu menggunakan masker respirator saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Honandar.

Tak hanya itu, Wali Kota meminta para orang tua untuk memastikan anak-anak dibekali dan memakai masker saat berangkat serta pulang sekolah.

Ia juga meminta tenaga pendidik di seluruh satuan pendidikan mulai TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat di Kota Bitung agar aktif memperhatikan kondisi siswa.

“Semua tenaga pendidik dengan adanya bencana ini untuk kiranya bisa fokus pada kondisi kesehatan siswa dengan mulai membatasi kegiatan olahraga atau aktivitas di lapangan terbuka, serta memastikan para siswa tetap memakai masker di lingkungan sekolah,” pintanya.

Warga juga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan, terutama bagi kelompok rentan.

“Mengurangi kegiatan di luar ruangan bagi kelompok rentan, termasuk balita, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat asma atau penyakit paru-paru,” ungkapnya.

Honandar mengingatkan warga untuk menjaga kecukupan konsumsi air putih, memperbanyak asupan vitamin, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.

“Jika ada keluhan kesehatan cepat langsung ke Puskesmas atau pusat kesehatan lainnya,” tutupnya.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini