Beranda Berita Terkini Pemkot Bitung dan BRI Sosialisasikan QRIS untuk UMKM di Kelurahan Paceda, Dukung...

Pemkot Bitung dan BRI Sosialisasikan QRIS untuk UMKM di Kelurahan Paceda, Dukung Program Smart City

18
0

Bitung, PALAKAT.id – Terobosan demi terobosan untuk memberdayakan UMKM terus dilakukan Pemerintah Kota Bitung dengan melibatkan pihak perbankan. Kali ini Kelurahan Paceda menjadi lokasi pertama pemberdayaan UMKM di tingkat kelurahan, Rabu (29/7/2026) di Kantor Lurah Paceda, Kecamatan Madidir.

Kegiatan ini menyasar digitalisasi transaksi UMKM melalui QRIS sebagai bagian dari dukungan terhadap Bitung sebagai Smart City.

Lurah Paceda Herold Gerard Every Barauntu mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan sekaligus mendukung Kota Bitung sebagai smart city yang digaungkan Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Saat ini transaksi non tunai sudah banyak digunakan sehingga UMKM harus menyesuaikan dengan tren transaksi non tunai. Banyak warga sudah menggunakan handphone dalam bertransaksi, tidak lagi menggunakan uang tunai sehingga UMKM mau tidak mau harus menyesuaikan dengan hal ini,” jelas Barauntu.

Manager Funding BRI Bitung Muchamad Tamam yang menjadi narasumber menjelaskan, QRIS adalah produk asli karya anak bangsa yang harus didukung. Terlebih untuk transaksi di bawah Rp500 ribu tidak dikenakan biaya atau gratis dan sangat cocok untuk UMKM.

“Silahkan menghubungi kami untuk komunitas pedagang yang ingin menggunakan QRIS dan kami akan datang melakukan sosialisasi,” jelasnya.

Ia menyebutkan persyaratan pengajuan QRIS sangat mudah. “Pemohon hanya menyiapkan Nomor HP, Email, KTP dan buku rekening bank. Nanti kami yang mengaturnya,” kata Tamam.

Pihaknya juga berjanji akan mendukung program smart city dari Pemerintah Kota Bitung. “Kami sendiri akan mendukung program smart city dari pemerintah kota Bitung lewat digitalisasi perekonomian,” tuturnya.

Kepala Dinas Kominfo Bitung Altin Abram Tumengkol mengatakan, keinginan Wali Kota Bitung agar pembangunan dimulai dari kelurahan terutama pada sektor perekonomian seperti UMKM.

“Salah satu dukungannya adalah Smart City. Program Smart City sendiri adalah konsep penataan kota yang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas hidup warga, mengelola sumber daya secara efisien, dan memperbaiki layanan publik,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu tujuannya adalah Smart Economy yakni memberikan dukungan teknologi untuk UMKM, pasar digital, dan industri lokal.

“Nah, pembuatan QRIS untuk memudahkan UMKM dalam bertransaksi agar lebih fleksibel, gampang dan aman,” ungkap mantan Camat Madidir ini.

Menurut Tumengkol, Dinas Kominfo Bitung akan terus menjembatani upaya-upaya digitalisasi UMKM. “Semoga ke depan kami mampu menyiapkan aplikasi berbasis website yang isinya adalah promosi UMKM dan produk-produk lokal agar bisa dikenal lebih luas lagi,” ungkapnya.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini