Beranda Berita Pilihan Peringati Hari Jadi Minahasa ke-598, Bupati Robby Dondokambey Ajak Masyarakat Tetap Maju...

Peringati Hari Jadi Minahasa ke-598, Bupati Robby Dondokambey Ajak Masyarakat Tetap Maju di Tengah Tantangan

42
0

Minahasa, PALAKAT.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar upacara peringatan Hari Jadi Minahasa ke-598 di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Kamis (5/11/2026).

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey dalam amanatnya menyampaikan selamat Hari Jadi ke-598 kepada seluruh masyarakat Minahasa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, pribadi dan keluarga, saya menyampaikan selamat Hari Jadi Minahasa ke-598 kepada seluruh masyarakat yang saya banggakan. 598 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Itu adalah rentang sejarah panjang yang di dalamnya tersimpan perjuangan, pengorbanan, ketekunan, kebersamaan dan semangat pantang menyerah dari generasi ke generasi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, Minahasa adalah tanah yang dibangun oleh nilai-nilai luhur yang diwariskan melalui adat dan budaya, dipersatukan oleh semangat persaudaraan, serta diperkuat oleh karakter masyarakatnya yang pekerja keras, terbuka dan menjunjung tinggi kebersamaan.

Bupati mengakui, perjalanan menuju kemajuan tidak selalu mudah. Dunia saat ini menghadapi dinamika geopolitik, ketidakpastian ekonomi internasional, perubahan iklim, gejolak harga pangan dan energi, serta kebijakan efisiensi anggaran.

“Berbagai tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi kita untuk berhenti bergerak, apalagi kehilangan optimisme. Pemerintah Kabupaten Minahasa memiliki komitmen yang kuat untuk konsisten melanjutkan pembangunan daerah, menjaga keberlangsungan program-program prioritas, memperkuat pelayanan publik serta memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Memasuki usia 598 tahun, berbagai upaya pembangunan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari aspek ekonomi, pertumbuhan ekonomi sampai dengan akhir tahun 2025 mencapai 5,8 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian retribusi sektor perdagangan hingga Oktober 2026 sudah melampaui target yang ditetapkan, yakni 118,7 persen atau sebesar Rp1.302.261.000.

Di bidang kesehatan dan pembangunan keluarga, berbagai penghargaan diterima sepanjang tahun 2026, di antaranya penghargaan penurunan stunting, apresiasi atas aksi konvergensi gerakan orang tua asuh, Juara 1 Pelayanan Sejuta Akseptor tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Juara 2 Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi serentak, serta Juara 1 Apresiasi Pusat Informasi.

Di bidang pemerintahan desa, Desa Kayuuwi 1 berhasil meraih Juara 1 Lomba Desa tingkat Provinsi Sulawesi Utara dan masuk dalam 3 besar tingkat regional. Kabupaten Minahasa juga mencatat prestasi sebagai daerah dengan jumlah Hukum Tua terbanyak se-Provinsi Sulawesi Utara.

Bupati menegaskan kesejahteraan masyarakat harus menjadi tujuan utama pembangunan. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah peningkatan kuota penerima bantuan pangan menjadi 34.054 penerima, penyaluran bantuan beras gratis bagi warga kurang mampu yang tersebar di 25 kecamatan, gerakan pangan murah, serta pemantauan stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pemerintah juga mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian. Minahasa memiliki Benteng Moraya sebagai simbol sejarah, Bukit Kasih sebagai representasi kerukunan, panorama pantai, pegunungan, serta Danau Tondano yang menjadi kebanggaan.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mendorong pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP), pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah Sam Ratulangi yang baru, pengembangan Laboratorium Kesehatan Masyarakat, serta revitalisasi Stadion Maesa.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan, Minahasa berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Di bidang olahraga, Kabupaten Minahasa berhasil meraih Juara Umum Porprov Sulawesi Utara.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-598 sebagai momentum evaluasi dan memperbarui semangat pengabdian.

“Seluruh capaian patut kita syukuri, namun masih banyak pekerjaan rumah yang membutuhkan kerja keras kita bersama. Membangun Minahasa bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap langkah pengabdian dalam membangun daerah kita tercinta,” pungkasnya.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini