
Minahasa, PALAKAT.id — Tak sekadar agenda hiburan Natal, Kawangkoan Christmas Festival (KCF) 2026 diproyeksikan menjadi ruang kebersamaan warga sekaligus penggerak ekonomi UMKM lokal. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang saat memimpin rapat perdana persiapan KCF di Taman SHS Kawangkoan, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan gagasan, menyusun agenda kegiatan, serta membangun koordinasi antarpihak demi menghadirkan festival Natal yang meriah, kreatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kawangkoan dan sekitarnya.
Dalam arahannya, Vanda menegaskan bahwa KCF harus dipersiapkan secara terencana dengan menghadirkan konsep acara yang menarik dan mampu menciptakan suasana Natal yang penuh sukacita. Ia mendorong panitia agar mengembangkan kreativitas, khususnya melalui pertunjukan musik serta pelibatan konten kreator untuk memperluas daya tarik festival.
Selain aspek hiburan, Wabup Vanda turut menyoroti pentingnya keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Potensi usaha masyarakat di kawasan Ba Ombong Kawangkoan dinilai perlu mendapat ruang agar festival tersebut turut membuka peluang ekonomi.
“Festival ini harus kita persiapkan dengan baik, dengan menghadirkan kreativitas dan memanfaatkan potensi yang ada di Kawangkoan. Saya berharap kegiatan ini dapat dinikmati masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku UMKM,” tegasnya.
Di sisi teknis, Vanda juga mengingatkan panitia agar memperhatikan pengaturan arus lalu lintas dan pemanfaatan ruas jalan, serta segera menyusun proposal dan menjalin komunikasi dengan calon sponsor agar festival terlaksana secara terorganisasi dan profesional.
Rapat perdana tersebut turut dihadiri Sekretaris KCF, dr. Natasya Vanya, para camat se-Kawangkoan Raya, lurah, hukum tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta insan pers.(pid)






