Beranda Berita Pilihan Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha sebagai Presdir dan CEO

Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha sebagai Presdir dan CEO

23
0

Jakarta, PALAKAT.id — PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH; IDX: ISAT) secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Presiden Direktur dan CEO, Vikram Sinha, sebagaimana telah diumumkan pada Juli 2026.

Perpanjangan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indosat yang diselenggarakan, Selasa (29/9/2026).

Selain menyetujui perpanjangan masa jabatan Presdir dan CEO, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan. Seppalga Ahmad menyampaikan pengunduran dirinya dari jabatan Komisaris, yang telah diterima dan disetujui oleh RUPSLB.

Manajemen Indosat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi serta dedikasi Seppalga Ahmad selama menjalankan tugasnya sebagai bagian dari Dewan Komisaris.

Keputusan RUPSLB ini memperkuat dukungan bagi Perseroan untuk menjalankan agenda strategis dan menjawab kebutuhan bisnis ke depan, sekaligus memperkuat keyakinan Indosat untuk melanjutkan transformasi jangka panjang.

Memasuki fase berikutnya, keberlanjutan kepemimpinan ini memungkinkan Indosat memperluas realisasi strategi AI North Star, tidak hanya melalui pengembangan infrastruktur AI dan kapabilitas cloud, tetapi juga dengan membangun ekosistem AI yang terintegrasi menyeluruh, mulai dari infrastruktur, cloud, platform, hingga solusi berbasis AI.

Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan momentum ini menjadi babak baru bagi Indosat.

“Kami menyambut babak baru bagi Indosat, dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar. Berbekal fondasi yang telah kami bangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat Customer Love, serta terus mengembangkan kapabilitas untuk menciptakan masa depan digital yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” ujar Reski.

“Bersama pelanggan, mitra, pemegang saham, dan seluruh ekosistem, kami optimistis dapat terus memberikan kontribusi yang lebih baik bagi Indonesia, dalam semangat #LebihBaikIndosat,” sambungnya.

Indosat terus membangun fondasi infrastruktur untuk mengubah kapasitas AI menjadi nilai nyata yang berkelanjutan. Zankore turut memperkuat kapabilitas komputasi Perseroan lewat kontrak jangka panjang dengan kapasitas sebesar 200 MW.

Sementara itu, RAIA Grid yang didukung jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer, memperkuat konektivitas yang dibutuhkan untuk mendekatkan kapabilitas AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti, dan masyarakat.

Kedua mesin pertumbuhan ini menjadi bagian penting dari fondasi AI Factory dan ekosistem AI Indosat secara lebih luas, sekaligus mendukung ambisi Perseroan untuk bergerak dari sekadar membangun kapasitas AI menuju pemanfaatan AI yang mampu menciptakan nilai nyata.

Ambisi tersebut seiring dengan komitmen Indosat memastikan Indonesia memiliki kapasitas dan talenta yang dibutuhkan agar dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan ekonomi berbasis AI.

Sejalan dengan investasi pada infrastruktur digital dan kapabilitas AI, Indosat juga berinvestasi pada sumber daya manusia, dengan ambisi memberdayakan hingga 2 juta talenta digital pada 2030 melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Indosat juga terus mendorong pertumbuhan AI yang didukung infrastruktur digital yang semakin efisien dan bertanggung jawab, salah satunya melalui uji coba AI-RAN yang dirancang menurunkan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional.(pid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini