
Minahasa, PALAKAT.id – Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa melaksanakan serah terima jabatan sekaligus pisah sambut Kepala Dinas dari pejabat lama Margaretha Ratulangi kepada Christiene Tampanguma, di Aula Dinas Pertanian, Jumat (4/9/2026).
Hadir dalam kegiatan ini Asisten III Setda Minahasa Jani Moniung mewakili Bupati, Kepala BKPSDM Minahasa Johnny Tendean, dan seluruh ASN di lingkungan Dinas Pertanian Minahasa.
Dalam sambutannya, pejabat lama Margaretha Ratulangi menyampaikan rasa syukur dan haru di momen perpisahan tersebut.
“Di momen berbahagia ini kita bisa berkumpul dengan rasa bahagia, ada rasa rindu, ada rasa haru. Selaku pribadi saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang telah mempercayakan saya menjabat Kepala Dinas Pertanian selama 6 tahun hingga pensiun,” ujar Margaretha.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN Dinas Pertanian atas kerja sama selama ini.
“Di akhir jabatan sangat terasa kekeluargaan, saling support dan tidak dapat saya balas satu persatu. Mohon maaf selama ini jika ada tutur kata yang kurang berkenan karena itu semata-mata tugas dan tanggung jawab. Saya selalu berharap kita semua bersaudara,” tambahnya.
Margaretha juga menyampaikan selamat kepada pejabat yang baru. “Kiranya Tuhan senantiasa memberkati Ibu Christiene Tampanguma dalam tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Dinas Pertanian,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian yang baru, Christiene Tampanguma menyampaikan terima kasih kepada Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang telah mempercayakannya.
“Kami mohon bimbingan dan arahan dari pimpinan dan kerja sama yang baik dalam tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Kebersamaan yang selama ini terjalin dapat menjadi dorongan untuk dapat mengembangkan tugas untuk memajukan dunia pertanian di Minahasa,” ujar Christiene.
Mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Asisten III Jani Moniung dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan adalah amanah.
“Penggantian pejabat adalah momentum untuk melakukan evaluasi, meningkatkan kinerja untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal,” ujar Jani.
Ia menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas loyalitas, kerja keras dan pengabdian Margaretha Ratulangi.
“Dinas Pertanian memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun Kabupaten Minahasa. Pertanyaan bukan hanya berkaitan dengan produksi pangan tetapi menyangkut ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ekonomi masyarakat, pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta keberlanjutan pembangunan daerah,” katanya.
Jani meminta agar pembangunan pertanian di Minahasa tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi tetapi juga pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian.
“Kita perlu memperkuat akses petani terhadap bibit, pupuk, teknologi, perkembangan informasi pasar, sarana dan prasarana pertanian serta pendampingan dari para penyuluh. Kita juga harus mendorong diversifikasi komoditas unggulan dan memperkuat hilirisasi hasil pertanian agar produk-produk pertanian Minahasa tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih,” jelasnya.
Kepada Kadis yang baru, ia meminta agar segera melakukan komunikasi internal, mendengarkan masukan jajaran, para penyuluh dan kelompok tani.
“Lakukan evaluasi terhadap seluruh program yang sedang berjalan. Lakukan pemetaan secara jelas program mana yang harus kita lanjutkan, mana yang perlu diperkuat dan mana yang harus diperbaiki. Jangan bekerja sendiri, bangun koordinasi yang kuat dengan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok petani, perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pertanian,” tegasnya.
Jani juga menekankan pentingnya data pertanian yang akurat dan terintegrasi. “Kebijakan yang baik harus dibangun berdasarkan data yang benar. Kita harus mengetahui dengan jelas luas lahan, jenis komoditas, jumlah petani, produktivitas, kebutuhan sarana produksi hingga potensi pasar.”
“Akhirnya mari kita buktikan bahwa setiap amanah yang dipercayakan kepada kita dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan ketulusan. Bekerjalah dengan hati, layani masyarakat dengan tulus dan hadirkan hasil nyata bagi pembangunan di Minahasa,” pungkasnya.(pid)






